Staff Khusus Menteri Hukum dan HAM Kunjungi Rumah Detensi Imigrasi Kupang

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Kupang – Staff Khusus Menteri Hukum dan HAM RI Fajar Lase yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana D. Jone, Kepala Divisi Administrasi, Garnadi dan Kepala Divisi Imigrasi, Amrizal beserta jajaran, melakukan kunjungan ke Rumah Detensi Imigrasi Kupang dalam rangka melakukan pemantaun terkait kesiapan Rumah Detensi Imigrasi Kupang sebagi salah satu Unit Pelaksana Teknis yang bersiap menuju zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Rabu (03/03).

Pada kunjungan yang dilakukan sekitar pukul 15.30 WITA tesebut, tampak Staff Khusus Menteri Hukum dan HAM melakukan pemantauan pada area Kantor Rumah Detensi Imigrasi Kupang dan keadaan di blok single Rumah Detensi Imigrasi Kupang. Usai melakukan pemantauan keadaan blok single dan area kantor Rumah Detensi Imigrasi Kupang, Staff Khusus dan rombongan selanjutnya melakukan pertemuan di ruang Aula Rumah Detensi Imigasri Kupang.

Dalam paparanya pada pertemuan tersebut Stafsus Menkumham Fajar Lase mengatakan bahwa setiap kelompok kerja nantinya selain harus mampu menguasai tugas pokok kelompok kerjanya masing-masing, setiap pokja juga harus menguasai objek kerja Rudenim, seperti deteni dan juga pengawasan terhadap pengungsi dari luar negeri.

“Yang terpenting adalah kita semuanya sudah memiliki komitmen terkait zona integritas, sudah terinternalisasi bahwa ini adalah wilayah bebas korupsi, sehingga dapat dipastikan bahwa tidak ada lagi praktek- praktek yang merugikan masyarakat ” ungkap Fajar dalam pertemuan tersebut.

Fajar juga menambahkan bahwa dalam upaya menuju wilayah bebas korupsi Rumah Detensi Imigrasi Kupang juga perlu untuk menyediakan media untuk menjadi sarana pelaporan bagi masyarakat, serta Rumah Detensi Imigrasi Kupang juga perlu untuk melakukan sosialisasi yang masif sehingga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Heksa A. Soepriadi selaku Karudenim Kupang dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan inovasi terhadap pelayanan yang ada serta akan mengupayakan sarana dan prasarana pendukung demi mewujudkan Rumah Detensi Imigrasi Kupang yang berpredikat Wilayah Bebas Korupsi. ”Sejauh ini pihak kami sedang dalam proses penyiapan sarana dan prasarana pendukung, serta kami juga sedang dalam proses penyiapan inovasi yang dapat menjadi modal kami demi mewujudkan predikat wilayah bebas korupsi” ungkap Heksa.

Postingan Terbaru

Sosial Media Kami

Scroll to Top